Test Drive Wuling Eson PHEV: Kombinasi Mesin Bensin dan Motor Listrik yang EfisienPada sesi test drive Wuling Eson PHEV beberapa waktu lalu, kami merasakan langsung bagaimana performa sistem plug-in hybrid bekerja dengan baik.
Kombinasi mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik menghasilkan kinerja yang terasa halus dan responsif. Tidak hanya memiliki pilihan driving mode, mobil SUV 7 penumpang ini juga dilengkapi dengan energy mode yang memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam mengatur sumber tenaga kendaraan.
Terdapat empat pilihan energy mode yang dapat digunakan. Masing-masing mode memiliki pengaturan berbeda dalam memanfaatkan tenaga motor listrik dan mesin bensin, sehingga pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan berkendara.
Dua energy mode pertama pada Wuling Eson PHEV berfokus pada penggunaan motor listrik.
Pada mode EV Max, mobil akan memaksimalkan penggunaan baterai hingga kapasitas baterai (State of Charge/SOC) tersisa 12 persen.
Sementara itu, mode EV First memiliki konsep yang hampir sama, tetapi sistem akan mempertahankan penggunaan baterai hingga SOC tersisa 35 persen sebelum beralih.
Ketika batas penggunaan baterai tercapai, sistem akan secara otomatis berpindah ke mode hybrid.
Mode Hybrid menjadi pilihan paling seimbang karena sistem akan mengatur secara otomatis kapan mesin bensin dan motor listrik bekerja untuk menghasilkan efisiensi terbaik.
Kemudian tersedia mode Fuel Priority, sesuai namanya mode ini akan lebih mengutamakan penggunaan mesin bensin.
Mode ini cocok digunakan saat melakukan perjalanan jauh, terutama ketika akses menuju stasiun pengisian daya listrik masih terbatas.
Dengan perpaduan mesin bensin dan motor listrik, Wuling Eson PHEV menawarkan efisiensi yang cukup tinggi.
Dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km.
Selain itu, mobil juga dapat berjalan menggunakan tenaga listrik sepenuhnya dengan jarak tempuh maksimal hingga 125 km dalam mode EV.
Kehadiran varian PHEV ini memberikan pilihan tambahan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan lebih efisien dan ramah lingkungan, tetapi tetap nyaman digunakan tanpa terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Wuling Eson PHEV menggunakan teknologi Ling Power, yaitu sistem plug-in hybrid yang dikombinasikan dengan mesin 1.500 cc Dedicated Hybrid Engine.
Untuk motor listriknya memiliki tenaga 145 kW (195 hp), dengan dukungan baterai berkapasitas 20,5 kWh serta teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Test Drive Wuling Eson PHEV: Kombinasi Mesin Bensin dan Motor Listrik yang Efisien Pada sesi test drive Wuling Eson PHEV beberapa waktu lalu, kami merasakan langsung bagaimana performa sistem plug-in hybrid bekerja dengan baik. Kombinasi mesin bensin 1.500 cc dengan... selengkapnya
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali bergairah dengan kehadiran pendatang baru dari Wuling Motors yang menyasar segmen MPV medium keluarga. Model ini hadir dengan nama Wuling Cortez Darion EV, sebuah MPV listrik murni yang berupaya mendobrak dominasi kendaraan konvensional dengan... selengkapnya
Belum ada komentar